Penerapan New Normal di Beberapa Negara Eropa

ondepedia.org – Pandemi Virus Covid 19 sudah lebih dari 7 bulan melanda seluruh negara di dunia, termasuk juga di negara kita, Indonesia. Sampai saat ini banyak kebiasaan-kebiasaan lama yang dahulu bisa dilakukan, namun sekarang tidak atau belum bisa dilakukan kembali. Hal ini menyebabkan kehidupan umat manusia berjalan dengan kebiasaan yang baru, yang sesuai dan dirasa aman di tengah pandemi yang belum juga berakhir, sehingga diharapkan laju penyebaran virus covid 19 ini tidak semakin luas, namun kita juga tetap bisa beraktivitas seperti biasa.

Pandemi virus covid 19 ini belum bisa diketahui bisa berakhir kapan, sampai saat ini belum ada obat atau vaksin sebagai solusi atas virus covid 19. Namun banyak negara-negara di dunia yang sudah kembali membuka aktivitas warganya namun tetap dengan penerapan protokol kesehatan yang cukup ketat demi mengurangi penyebaran virus ini. Beberapa negara di Eropa juga sudah memberlakukan New Normal yang sebelumnya memberlakukan lockdown dan membatasi kegiatan atau aktivitas warganya.

Pemberlakuan New Normal ini dikarenakan karena beberapa negara sudah bisa mengurangi penyebaran virus covid 19 ini dan angka kasus covid 19 juga semakin turun. Selain itu, penerapan New Normal ini juga diharapkan agar warganya bisa kembali beraktifitas seperti bekerja dan rutinitas lainnya namun dengan protokol kesehatan yang cukup ketat. Berikut ini penerapan new normal di beberapa negara di Eropa:

  • Prancis

Pada sekitar bulan maret ini Negara Prancis menjadi salah satu negara yang lonjakan kasus covid 19 paling banyak. Dengan segera Perancis menerapkan lockdown untuk mengurangi penyebaran virus ini dan membatasi aktivitas warganya. 

Namun Negara Prancis ini dengan cukup cepat berhasil menghambat penyebaran virus covid 19 dan menurunkan angka kasus covid 19. Pada bulan maret lalu, angka kasus virus covid 19 mencapai angka lebih dari 7.5000, namun angka ini semakin hari semakin mengalami penurunan, dan pada bulan mei tercatat hanya 115 kasus covid 19. 

Melalui angka kasus yang semakin menurun, negara Perancis akhirnya bisa memberlakukan New Normal dan melonggarkan penerapan lockdown yang sebelumnya. Warga negara Prancis akhirnya bisa kembali beraktifitas keluar rumah walaupun masih khawatir dengan adanya gelombang kedua penyebaran virus covid 19.

  • Jerman

Negara Jerman juga menjadi salah satu negara di eropa yang sudah mencabut penerapan lockdown atau karantina ketat yang sebelumnya diberlakukan di 16 negara bagian jerman. Akan tetapi pemerintah jerman juga tidak menutup kemungkinan kembali memberlakukan karantina ketat jika sewaktu-waktu ada peningkatan kasus covid 19, atau gelombang kedua lonjakan kasus virus ini.

new normal di jerman

Penerapan New Normal ini telah membuat banyak toko-toko yang ada di Jerman kembali buka walaupun dengan aturan dan juga protokol kesehatan yang cukup ketat. Hal ini diharapkan bisa kembali menggerakkan roda ekonomi warga negara Jerman. 

Dengan diberlakukannya New Normal ini juga telah membuat Liga Jerman atau lebih dikenal dengan Bundesliga kembali digelar dan dijalankan secara rutin, walaupun digelar tanpa penonton. Selain itu Jerman juga telah menyegarkan perbatasan negara merekam dengan Austria, Prancis dan Swiss.

Baca Juga : Pesepakbola Dunia Ini Dinyatakan Positif Covid-19, Siapa Saja?

  • Italia

Negara Italia menjadi salah negara dengan angka kasus covid yang cukup tinggi di awal penyebaran di bulan maret lalu. Hal ini yang menyebabkan Negara Itali menerapkan lockdown atau karantina yang sangat ketat. Salah satu larangan ang diterapkan saat masih memberlakukan karantina ketat yaitu warga negara Italia dilarang berada di luar rumah lebih dari 200 meter.

Namun seiring berjalannya waktu dan angka kasus virus covid 19 yang semakin turun, Akhirnya Italia saat ini sudah melonggarkan karantina ketat yang sebelumnya dilakukan, salah satu kegiatan yang boleh dilakukan kembali yaitu warga kembali diperbolehkan bepergian atau mengunjungi keluarga, asal tidak berkerumun atau beramai-ramai.

Beberapa bar dan restoran juga sudah kembali diperbolehkan bukan namun tetap dengan aturan-aturan dan protokol kesehatan, seperti antar meja diberi jarak dan memberi batasan dengan plastik agar bisa mencegah penyebaran virus covid 19 ini. 

Hal lain yang sudah kembali diperbolehkan yang Gereja Katolik kembali menyelenggarakan misa dengan aturan jarak yang ketat dan juga para jemaat yang datang wajib mengenakan masker. 

  • Belgia

Belgia juga menjadi salah satu negara di Eropa yang sudah menerapkan New Normal, dan melonggarkan karantina ketat yang pernah diberlakukan di negara ini sebelumnya. Pada awal penyebaran kasus covid 19 ini di Negara Belgia sempat terjadi lonjakan angka kasus kematian yang cukup tinggi.

Dengan adanya penerapan New Normal di negara Belgia seperti sekarang ini, toko-toko sudah kembali diperbolehkan buka kembali dengan atauran jaga jarak dan protokol kesehatan yang cukup ketat. sekolah juga sudah dibuka kembali walaupun hanya dibolehkan maksimal 10 anak dalam satu kelas.